Home

Apa yang salah dengan doa masal??

Jawabanya sederhana TIDAK ADA! Lalu Mengapa Bertanya?

Sejak saya SMA saya rajin untuk mengikuti acara2 doa masal yang bertajuk “Pemulihan Indonesia”. Satu Doa Masal yang disertai puasa yang pernah saya ikuti saat SMA adalah Seminar dan Doa Puasa bersama Suzette Hattingh. Lucunya saat datang kesana mereka yg datang adalah para pdt dan fulltimer dari berbagai kota jd cma saya yg anak sma yg ikutan doa.

Wah, Saya bangga bisa “membela” bangsa ini dengan doa2 saya bersama para senior. Saya berharap kamu juga merasa bangga bisa bergandengan tangan dengan para senior utk berdoa bagi indonesia.

Dulu malah saya “lumayan” rajin lah dateng ke Doa masal Semalaman di tempat yg namanya “speed plaza” malah pernah dapet kesempatan mimpin doa dimimbar buat tema “pelajar” didepan ratusan youth dri berbagai gereja. Lumayaann “jadi dikenal”.. eitt tar dulu, harusnya kan klo mimpin doa ga bisa terkenal. Tau ga knapa?
Karena pas doakan semua pada merem. Trus siapa yg inget wajah gw?😀
Gw terlalu polos saat itu, harusnya punya strategi tambahan biar dikenal. Misalnya : menyebutkan no HP diujung setelah amin.
Contoh: “semua yg percaya ktakan . Aminnnnn….Gideon S.Th no Hp 0812345678”

Nah baru semua pada kenal😀 hahahaa ampuni hamba Tuhan😀

Setelah rajinnnn ikut doa masal…Ada masa2 saya merenungkan dgn berbgai pertanyaan:
ini doa masal mau dibawa kemana yah?
Ini doa masal nunggu apa sebenarnya?
Apa peran saya selanjutnya? Saya harusnya gmna?
Apakah saya salah jk mempertanyakan?
Tidakkkkkkk!!!! (Dramatisir kaya sinetron)😀

Setelah skian lama saya merenungkannya dan saya menemukan jawabannya!

Ya, Saya menemukan jawabannya. Berawal dari sini:
Waktu bangsa Israel di mesir berdoa meminta pertolongan Tuhan agar dibebaskn dari perbudakan. Tuhan pun mendengar (Kel 2:23-25).

Namun Tuhan tidak membuat follow up dalm bentuk “kegiatan2 doa masal” lagi tetapi bertindak untuk menstranformasi /memulihkan paradigma Israel sebagai “Milik dan anak dari Allah Israel”,  mengembalikan gaya hidup Israel yaitu: Melayani Tuhan (doa, pujian, dan penyembahan) & Bekerja (disetiap aspek) bagi Tuhan (Beribadah dlm bhs Ibrani  ‘abad: serve & to work) –  (Kel 4:22-23) dan bahkan merubah kualitas hidup mereka. (Kel 3:21-22)

Lalu Tuhan untuk mewujudkan “Transformasi” itu, Tuhan menjawab (baca:Follow up) dengan beberapa “action yg real” dilapangan:

1. Memilih dan Mengutus Musa.
2. Menuntun Musa Untuk Bertindak:
pertama aksi kepada Para pemimpin Israel dan Rakyatnya (Pemimpin rohani dan Jemaat). – Keluaran 3:14-17
Kedua, kepada kepada Firaun dan Rakyat Mesir (pemerintahan dan lingkungan). – Keluaran 3:18-22
3. Musa Memilih menerima dan mengerjakan panggilannya.
PERHATIKAN : Tuhan memfollow up dengan action yg real dilapangan.

Jadi adakah yang salah dengan doa masal? Lalu apakah jawaban dari pertanyaan2 saya?

JAWABANYA adalah TIDAK ADA YANG SALAH DENGAN DOA MASAL tetapi KITA SALAH JIKA HANYA BERHENTI DI DOA MASAL.

1. Tidak ada yg salah dengan DOA MASAL Karena Jika Kita berdoa saya percaya TUHAN pasti mendengar.

2. SALAH jika HANYA berhenti DIDOA MASAL Karena setiap orang yang telah ditebus oleh darah Yesus mendapat mandat baru menjadi garam dan terang (disekolah, dirumah tangga, dikantor, diusaha) bukan hanya di gereja. Sama seperti musa diutus begitu juga  Tuhan memilih  serta mengutus kamu.

3. Bukan salah Penyelenggara/Panitia DOA MASAL jika kamu HANYA BERDOA tanpa bertindak nyata tetapi kesalahan kamu yang tidak meresponi panggilan TUHAN sebagai GARAM dan TERANG didunia. Menjadi Terang dan Garam bukan bicara posisi digereja tetapi berfungsi ditengah2 masyarakat!

Kamu tau ga apa beda kamu dan MUSA?

MUSA DIPANGGIL setelah ISRAEL DOA MASAL.

KAMU DOA MASAL setelah KAMU DIPANGGIL TUHAN.

Artinya sudah seharusnya teman2 berdoa dengan pengertian yang benar yaitu KAMU ADALAH GARAM dan TERANG yang BERDOA bagi INDONESIA. Sudah seharusnya kamu berdoa masal dengan hati yang siap berfungsi menjadi garam dan terang dimanapun kamu berkarya. Bukan menunggu Tuhan menampakan diri dalam api dan memanggil kamu. KAMU SUDAH DIPANGGIL DAN DIUTUS!!

Matius 5

13 ¶  “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
14  Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
15  Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
16  Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Hingga setelah kamu ikut doa masal bagi Indonesia, seharunya kamu bertanya bagaimana mewujudkannya?

Ingat:

MUSA DIPANGGIL setelah ISRAEL DOA MASAL.

KAMU DOA MASAL setelah KAMU DIPANGGIL TUHAN.

Doa masal tidak menjadikan kamu Garam dan Terang karena kamu sudah Garam dan Terang maka BERFUNGSILAH!!

Salam Aksi!

Gideon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s