Home

happy

Menjadi bahagia adalah keinginan semua orang.

Tidak ada sesorang didalam dunia ini yang ingin hidupnya menderita.

Tetapi kebahagiaan sebenarnya tidak selalu berbanding dengan penderitaan. Karena dibalik sebuah penderitaan bisa tersisip sebuah kebahagiaan.

Apakah anda ingin bahagia dalam segala keadaan?

Apakah anda ingin bahagia walau tidak mendapat yang diinginkan?

Jika kamu berkata “Iya” artinya kamu menginginkan kebahagian yang bersumber kepada sesuatu yang pasti dan tidak mengecewakan.

Ada 3 Langkah sederhana untuk mendapatkannya.

1. Tetapkan definisi BAHAGIA buat diri Kamu.

Mengapa definisi? Karena apa arti bahagia bagi kamu, itu yang akan menggerakan kamu untuk menyikapi keadaan.

Jika kamu mendefinisikan bahagia adalah memiliki uang yang banyak maka kamu akan bekerja keras dan selama kamu belum mendapat uang yang banyak kamu belum bahagia dan lebih parahnya kamu kemungkinan akan menjadi lebih tidak bahagia ketika ada orang yang seumuran kamu atau dibawah kamu yang memiliki uang lebih banyak dari kamu. Itu artinya kamu hidup dan  bekerja dengan tidak bahagia. Dan jika uang itu suatu saat menjadi habis maka bahagia kamupun hilang. Sederhanakan!.

Definisikan bahagia kamu dengan dikaitkan pada hal-hal yang esensi, kekal, tidak pudar, tidak perlu dikejar, tidak perlu diusahakan, tidak berubah, pasti selalu ada bersama kamu dan kamu bisa nikmati hidup dengan definisi itu.

Kamu dapat berkata :

Bahagiaku adalah aku memiliki kesempatan setiap hari.

Bahagiaku adalah aku dikasihi oleh sang pencipta.

Bahagiaku adalah aku memiliki Tuhan sumber kehidupanku.

Tentukan hari ini definisi bahagia kamu!

Bahagiaku adalah…………………………………………..

2. Berlatih dengan Bahagia yang Sudah kamu definisikan.

Latihlah pikiran kamu untuk menerima definisi baru tersebut. Pikiran kamu perlu dilatih menerima definisi baru karena sebelumnya sudah terbiasa dengan definisi yang malah bikin kamu kecewa dan stress.

Latihan yang pertama adalah untuk terus mengingatkan didalam batin. Katakan kepada diri sendiri definisi yang sdah kamu tetapkan.

Latihan yang kedua adalah untuk terus mengingatkan sikap kamu jika sudah mulai terlihat: ciri-ciri tidak bahagia karena sesuatu yang dapat berubah.Seperti:

– Cemburu
– Uring-uringan
– Stress
– Menjadi cengeng
– Menjadi galau
– Marah-marah ketika tidak mendapat yang diinginkan
– Memfokuskan pada hasil bukan pada proses
– Menjadi memaksakan diri/orang lain tanpa menyadari batasan
– Berasumsi negatif
– Memasukan hati perkataan atau omongan orang..

Kalau perlu paksakan batin kamu untuk menerima definisi baru itu. Dorong definisi lama keluar dari pikiran kamu dengan memaksa definisi baru masuk.

Berlatih membuat kamu bisa!

3. Ikals untuk Bahagia

Iklas atau kata lain menerima. Kamu harus dengan iklas menjadi bahagia dalam segala keadaan. Disaat susah ada kemungkinan untuk bahagia jika definisi anda sudah benar. Sekali lagi itu karena bahagia kamu tidak bergantung kepada apa yang kamu miliki atau capai.

Tema penerimaan sudah pernah saya bahas di blog sebelumnya dengan judul “Terima Aja (The Power of Acceptance)” silakan baca.

Tetapi intinya iklas untuk bahagia (penerimaan) artinya adalah proses menyetujui  utk melewati sebuah pengalaman (buruk atau baik) dengan tetap berharap situasi yang lebih baik terjadi. Namun sekalipun yang buruk terjadi biarlah terjadi (anda tetap bahagia).

Bahagia adalah pilihan. Pilih Bahagia Hari Ini.

GIdeon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s