Home

Menjadi optimis adalah langkah awal namun tetap menjadi optimis adalah langkah berikutnya. Kita tidak perlu menghindari sikap pesimis tetapi kita perlu mengatasi pikiran-pikiran pesimis yang muncul agar tidak sampai menjadi sebuah perkataan bahkan sebuah tindakan. Apakah yang akan membuat sikap optimis itu tetap terjaga? Berikut  rumus agar kita tetap optimis.

1. Tambahkan.

Kira2 apakah hal-hal yang baik yang perlu ditambahkan agar anda tetap menjadi optimis? Bisa ditambahkan pengetahuan baru, keterampilan baru, sahabat baru, pegalaman baru, bisa juga:

  • Tambahkan sahabat2 yang bersikap positif.
  • Tambakan semangat yang baru dengan mendengar kotbah2 yang memotivasi dan mengembangkan iman anda.
  • Tambahkan tawa terhadap setiap kegagalan yang pernah anda lakukan.
  • Tambakan keberhasilan-keberhasilan kecil yang bisa kamu capai dalam waktu singkat. Misalkan menulis Blog, membersikan taman depan rumah!🙂
  • Tambahkan hal2 yang baik didalam anda dan selalu sisakan ruang untuk hal2 yang baik lainnya. Dan jangan berikan ruang untuk hal2 yang menghabiskan iman anda .

2. Kurangi.

Hal ini perlu keberanian dan kemauan karena mengurangi sesuatu bisa jadi hal yang sulit. Apa lagi jika yg dikurangi itu adalah sebuah kebiasaan.

Kurangi lingkungan pesimis dari daftar lingkungan favorit anda. “Bagaiman jika lingkungan itu terdiri dari orang dekat saya? Apakah saya harus menghindari?” Pertama bukan orang yg anda hindari tetapi keputusan utk menerima atau meng’iyakan’ hal-hal yg negatif dari orang lain itu yg harus anda kurangi bahkan hilangkan. Namun jika lingkungan itu dapat anda hindari, maka hindarilah atau kurangilah dari daftar lingkungan favorit anda.

Anda memiliki piihan utk menerima atau menolak hal2 yg negatif yg muncul mendekati diri anda yg dapat memuat anda  menjadi pesimis.

  • Kurangi perkataan yang meragukan diri anda sendiri. Lebih baik perkatakan yang membangkitan iman anda dari pada yang meruntuhkan harapan anda meskipun anda masih ada kemungkinan utk gagal.

Tidak hanya yang ‘negatif’ anda perlu kurangi.

  • Kurangi harapan yang berlebihan yang tidak memperhitungkan hambatan anda. Jadilah orang yang optimis namun realitis. Terlalu ‘Senang’ atau ‘harapan tinggi’ yg tak terkontrol akan membuat anda tak melihat ancaman.

3. Bagikan

  • Bagikan sikap optimis kepada siapapun dan kapanpun.

Namun disaat lemah!

  • Bagikan dengan jujur keadaan anda yang sedang lemah kepada teman yg dapat dipercaya dan minta padanya semangat bagi jiwa anda.

4. Ulangi.

Ulangi perkataan Tuhan atau janji Tuhan yang tertulis didalam kitab suci  bagi anda.

Ulangi perkataan positif anda.

Ulangi pikiran positif anda.

Ulangi sukacita anda.

Ulangi doa harapan anda.

Ulangi keberhasilan-keberhasilan kecil dan jangka pendek anda.

Ulangi menghargai diri sendiri.

Ulangi berterimakasih kepada orang2 yang membuat anda berhasil.

Selamat optimis!

Gideon Kristian

Training and Seminar : www.s-impact.co.cc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s