Home

Peristiwa Rasul-rasul ditangkap yang diceirtakan Kis 15 merupakan hal yang wajar dikarenakan mereka sangat tidak disukai oleh Imam besar dan pengikut-pengikutnya. Namun ada  peristiwa yang menurut saya adalah hal aneh awalnya, yaitu ketika Tuhan mengizinkan para rasul-rasul tersebut ditangkap dan dimasukan kedalam penjara kota dan karena pertolongan Tuhan melalui malaikat Tuhan para rasul dibebaskan namun yang anehnya sesudah dilepaskan mereka kembali ditangkap dan dibawa kepada Mahkamah agama dan lagi lagi mereka karena pertolongan Tuhan melalui Gamaliel mereka dibebaskan.

2 Pertanyaan yg muncul “mengapa Tuhan menyuruh para rasul langsung berkotbah di bait allah?, padahal saat itu mereka baru keluar dari penjara. Bukankah hal itu bisa membuat mereka dipenjara lagi?” Dan “mengapa Tuhan tidak biarkan saja mereka didalam penjara sampai masa persidangan, bukankah mereka juga nanti akan ditangkap lagi dan disidang dan akhirnya dibebaskan?”

Satu kata yang membuat saya memahami mengapa Tuhan seakan membiarkan hal itu terjadi, yaitu : DESTINY= Tujuan Hidup! Tuhan ingin para rasul menggenapi Destiny mereka.

Mereka dipenjara karena Destiny mereka.

Mereka dilepaskan oleh malaikat karena Destiny mereka.

Mereka langsung memberitakan Firman dibait Allah karena destiny mereka.

Mereka ditangkap kembali untuk disidang karena destiny mereka.

Mereka mengalami siksaan dan dilepaskan karena destiny mereka.

Destiny mereka tidak bisa di hambat didalam penjara dan oleh penganiayaan.

Dan semua kesulitan itu juga menguji keteguhan mereka dalam menggenapi destiny mereka.

Apakah Destiny para rasul ini hingga semua hal itu mereka bisa lalui dan mereka berani alami:

Martus* Menjadi Saksi Kristus

Saya percaya mereka tidak hanya ingat tetapi memegang perintah Tuhan Yesus sebelum terangkat kesorga : “dalam nama-Nya  berita tentang pertobatan dan pengampunan dosaharus disampaikan  kepada segala bangsa,mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini. “(Luk 24:48)  Yesus berkata mengenai destiny mereka “Kamu adalah saksi.” Hingga setelah mereka ditangkap lagi di bait Allah mereka berkata “kami adalah saksi dari segala sesuatu itu” (Kisah Para Rasul 5:32) . Saksi adalah orang yg melihat atau mengetahui sendiri suatu peristiwa (kejadian). Para rasul memiliki TUGAS untuk menceritakan apa yang terjadi kepada Yesus, keselamatan yang mereka alami dan janji keselamatan kepada orang yang berdosa. Itu adalah pangilan tertingginya menjadi saksi! Seorang saksi mendapat jaminan dari Tuhan namun pada dasarnya para rasul tahu bahwa ada salib dan resiko yang mereka harus pikul jika menjadi saksi tentang Yesus (41) dan mereka tidak mundur!

   Doulos*Menjadi Hamba Allah

Mereka hamba yang rela untuk mengikuti Yesus, para Rasul memilih untuk Taat kepada Tuhan bukan kepada manusia dan memilih mengikuti keinginan hati Tuhan bukan keinginan dagingnya. Para rasul tahu resiko mereka adalah penganiayaan namun mereka sebagai hamba Kristus percaya bahwa penjara, persidangan & penganiayaan bukanlah suatu hal yang dapat menahan pemberitaan Injil Kristus hingga mereka rela untuk mengalami semua itu (21, 42).

Mereka hamba yang taat, mengerti dan tepat. Kata “mentaati” dalam Kis:5:21 artinya juga mendengarkan, mengerti dan melakukan. Mereka memiliki roh yang mendengar, pengertian dan ketepatan dalam melakukan apa yang di inginkan Tuhan yaitu, “agar semua orang mendengar Firman Tuhan.” Jika kita ingin melakukan dalam ketepatan maka kita juga harus memiliki pengertian yang benar, karena para rasul tidak hanya memiliki ketaatan tetapi mereka memiliki pengertian yang benar akan panggilan mereka.

Mereka hamba yang mengikuti prioritas agendanya Tuhan. Setelah mereka bebas dari persidangan, mereka SETIAP HARI kembali “memberitakan Injil  tentang Yesus yang adalah Mesias. ” Para rasul hidup berdasarkan agenda Tuhan  mereka tidak bisa menunda pemeberitaan Injil, ketika Malaikat Tuhan memerintahkan mereka beritakan injil setelah keluar dari penjara itu artinya bagi Tuhan agenda utamanya adalah keselamatan bangsa Israel dan bagi Tuhan itu adalah agenda kita semua yang percaya kepadaNya.

Mathetes* Mernjadi Murid Kristus.
“Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira,  karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus.” Para rasul mengalami penderitaan seperti Yesus karena nama Yesus. Dan hal ini mengingatkan para murid akan perkataan Yesus ” Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya” (Mat 10:24). Itulah destiny mereka untuk menjadi MURID KRISTUS.  Mereka mengerti bahwa mereka adalah murid Kristus dan mereka akan dengan bangga dan bersemangat jika mereka semakin menjadi seperti Kristus, Guru mereka.

Aplikasi:

Apa yang membuat kita semakin bergairah, semakin kuat melayan  Tuhan, tidak menyerah kepada gelombang hidup dan tidak mundur karena tekanan dunia adalah karena kita mengerti dan hidup didalam Tujuan Hidup yang Tuhan sudah berikan. Setiap kita memiliki destiny yang harus digenapi dan semua destiny itu hanya oleh dan karena Tuhan dapat digenapi. Kita padasarnya memilki panggilan yang sama seperti para rasul. yaitu menjadi SAKSI, HAMBA ALLAH & MURID KRISTUS. Dan setiap kita akan diuji untuk ketangguhanya dalam menggenapi destiny yang sudah Tuhan berikan.

Tinggal pilihannya ditangan kita mau kah kita menghidupkan panggilan itu di kehidupan sehari-hari kita dan genapi semua destiny yg Tuhan sudah berikan sampai TUNTAS.

Saksi, Hamba & Murid Kristus

Ps. Gideon Kristian MA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s