Home

Bagaimana jika sekeliling anda penuh dengan keragu-raguan, orang yang ragu-ragu, perkataan yang ragu, sikap yang ragu,  ragu pop, ragu dangdut😀, drryl (dan ragu-ragu yg lain)

Baca Markus 5

1. Ignore It!! (36a)

Pernah ga dapet nasehat yg kedengerannya bener tapi setengahnya menyesatkan kaya gini “hidupmu sudah gagal tidak perlu lagi menyusahkan diri lagi dengan semua usahamu” “Gagal itu gak enak bro, mendingan ga usah deh dicoba” atau “kayanya ga ada peluang buat kita berhasil bro, semua berpotensi gagal.” Dunia ini secara tidak langsung atau secara langsung menyarankan “Jangan Berusaha nanti gagal” itu terjadi secara alami karena dunia ini memang keras!

Ada respon yang diajarkan oleh Tuhan Yesus ketika menghadapi peragu (orang yang suka ragu-ragu) atau keragu-raguan yaitu dengan tidak menghiraukan perkatan yang ragu2 itu dan terus berjalan. Karena jika kita memberikan fokus kepada “perkataan keragu-raguan” atau “orang2 peragu” maka kita akan berjalan semakin lambat, hati dan mata kita tidak fokus kepada tujuan namun kelemahan dan potensi gagal dan akhirnya jika kita mengakui “keragu-raguan itu” kita akan berhenti ditengah jalan. Namun Hebatnya Tuhan Yesus  memberikan respon yang tepat “Ignore It”. Tuhan Yesus “menghiraukan siperagu serta perkataan ragu-ragu orang tersebut dan DIA melanjutkan misinya sampai Tuntas!. Bagi anda yang mempunyai sebuah tujuan hidup jika “Keraguan itu datang” jangan fokus padanya tapi HIRAUKAN dia dan terus berjalan fokus pada tujuan. – Doubts? Ignore It!!

2. Encounter!! (36b)

Kepala Rumah Ibadat itu pasti sangat terkejut mendengar kabar buruk anaknya telah mati, efek nya menimbulkan keraguan yg hebat dan keputusasaan. “Tidak adalagi harapan” “Percuma aku datang kepadaNya” mungkin kalimat yg muncul dihati seseorang Ayah yg putus harapan.

Hebatnya Tuhan Yesus segera meng-encounter/menghadang serangan “keraguan2 yg muncul akibat berita itu” dengan berkata “Jangan Takut, Percaya saja.” Bagi saya kalimat itu akan mengingatkan Kepala Rumah Ibadat dua buah tujuan, yaitu  “mengapa ia datang kepada Yesus? yaitu mengharapkan kesembuhan anaknya” dan “mengapa Yesus mau ikut dengannya? yaitu untuk menyembuhkan anaknya”. Bukankah yang berkata itu adalah Tuhan yang menciptakan hidup kita? jadi “Mengapa Takut?”

Dia saat ini juga DIA berkata kepada anda “Jangan Takut, Percaya saja.” atau dengan bahas sederhananya “Jangan dengarkan perkatan mereka, percayakan kepadaKU semua akan beres.” Encounter semua perkataan ragu dengan Perkataan iman. Ingatkan diri anda bahwa anda berjalan dalam rencana Tuhan dan berjalan bersama Tuhan Yesus. Iman timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan dan sekarang DIA berkata “Don’t be afraid! Just believe, Don’t listen to them; just trust Me.” Lalu katakan kembali “Aku tidak takut, aku percaya.”  Doubts? Encounter!

3. Put Them All Outside.(40)

Ketika anda baru memulai sebuah pekerjaan “besar” karena anda miliki sebuah mimpi besar ada saja orang-orang yang akan meragukan anda. Ketika anda sedang menceritakan rencana anda kadang ada saja orang yang mengejek, menertertawakan, mencemoohkan, memperolokkan atau tidak peduli. Atau ketika anda semakin dekat dengan penuntasan Tugas atau pencapaian mimpi kadang level tekanan “keragu-raguan” akan semakin tinggi pula menekan anda. Orang bisa saja menertwakan anda dan berpikir anda tidak tau apa yg sedang anda kerjakan atau katakan.

Orang-orang yang menertawakan perkataan Yesus bahwa anak yang “mati” itu sebenarnya sedang “tidur” atau dengan kata lain mereka menertawakan rencananNya atau tujuanNya untuk menyembuhkan anak dari Kepala Rumah Ibadat. Tetapi Tuhan Yesus sekali lagi memberikan respon yang tepat yaitu “diusir-Nya” mereka atau “mereka ditempatkan diluar.” Satu tujuan dari “mengusir” mereka adalah agar orang yg mengharapkanYesus tidak menjadi ragu karena sikap dari para peragu.

Jangan bawa masuk para peragu (orang yg suka ragu) kedalam daftar “10  besar sahabat yang harus didengarkan” 😀 Benar kita harus mengasihi sesama tetapi anda harus cerdik memilih orang-orang yang akan mempengaruhi Iman anda. Jadikan orang2 yang akan memberikan pengaruh positif terhadap  iman anda kedalam “lingkaran orang2 penting anda atau prioritas anda utk didengar. Firman Tuhan jelas pergaulan yang buruk merusak kebiasaan.

“Keluarkan”  juga dari hidup anda perkataan atau konsep yang meragukan kekuatan Firman dan Kekuatan Rancangan Tuhan atas hidup anda. Anda punya otoritas untuk menaruhnya diluar dan tidak mengzinkannya utk berada didalam. Biar mereka berteriak dari luar tetapi jangan biarkan mereka tinggal didalam bersama anda. Doubts? Put Them All Outside.

 

Murid Kristus – No Doubts!

Ps. Gideon Sihombing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s