Home

Matius 13:23Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.”

Salah satu kunci dari pertumbuhan rohani yang bertumbuh dan berbuah adalah MENDENGAR. Setidaknya saya mempelajari ada 2 hal yang dapat dipelajari dari kata mendengar berdasarkan Matius 13:23:

1. Mendengarkan dengan seksama.

Kata Mendengar didalam bahasa inggris ada 2 kata yang dapat digunakan sesuai dengan Konteksnya.

Hear dan Listen

Hear / Mendengar adalah kemampuan dasar menangkap suara  dengan telinga atau indra pendengaran.

Seperti ketika anda berjalan-jlan di dalam Mall kemungkinan telinga anda tanpa perlu memberikan perhatian anda akan mendengar suara musik, orang yang sedang ngobrol suara anak2 berlari atau suara sales girl. Tetapi semua itu hanya selintas tidak ada satupun yg anda benar2 perhatikan.

Tetapi Listen / Mendengarkan adalah kemampuan dan kemauan utk mendengar dan memahami dengan melibatkan pikiran dan hati dengan tujuan memahami maksud dari suara yang didengarkan. Misalkan anda mendengar seorang sahabat menceritakan tentang kabar baik akan rencananya untuk menikah ditahun ini. Mendengarkan disini tidak hanya melibatkan telinga tetapi juga hati dan pikiran. Setiap orang yg memiliki pendengaran yg normal pasti akan mendengar tetapi belum tentu orang tersebut meperhatikan apa yang terdengar oleh telinganya. Ketika anda mendengar firman Tuhan dengan seksama maka Iman ”ditambahakan” pada hati anda. Itulah mengapa Roma 10:17 katakan “Jadi iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”

2. Mendengarkan dengan Iman.

Orang yang mendegarkan dengan seksama akan melibatkan iman didalam hatinya. Dia percaya akan apa yang dia dengar. Tidak ada penolakan didalam hatinya. Orang yg mendengarkan tersebut akan sangat terbuka dan menerima sepenuhnya apa yang didengar. Mendengarkan dengan iman berarti percaya bahwa apa yg diperkatakan Tuhan pasti terjadi dan tidak sia-sia.

“Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.” – Yes 55:10-11

Orang yang percaya akan apa yang dikatakan Firman Tuhan maka akan:

  • Menjaga hasil dari Firman itu yaitu iman, kemerdekan, kekuatan, keberanian agar tidak dirampas oleh iblis dengan intimidasinya atau tipuannya.
  • Berakar kedalam dan menjadi kokoh, tidak mudah tersandung dan jatuh oleh karena penindasan atau penganiayaan karena melakukan kebenaran.
  • Memiliki Daya tahan, hingga tidak mudah dipengaruhi kekuatiran dunia ini dan terlena oleh tipu daya kekayaan sehingga tidak berbuah.

Jika anda ingin mengalami pertumbuhan rohani ditahun ini berhentilah untuk sekedar mendengar tetapi naiklah kelevel berikutnya yaitu mendengarkan dengan seksama dan mendengar dengan iman.

Murid Kristus

Ps. Gideon Kristian Sihombing MA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s