Home

Berpacaran diumur berapapun atau khusunya dimasa remaja ada konsekuensinya. Kamu punya hak dan kendali untuk menghindari kesalahan atau kejatuhan ketika kamu berpacaran dengan menetapkan untuk tidak berpacaran diusia remaja. Berikut alasannya:

1.  No Money Nodong nyokap

Keuangan Yang belum mandiri. Ada dua pengertian mandiri disini, pertama kamu belum menghasilkan uang dan yang kedua, keuangan kamu masih di kelola oleh orang tua. “Loh apa salahnya uang jajan dari ortu buat “modal” pacaran dari pada nyuri?” Mungkin kamu juga nanya “aku bisa kok ngatur uang jajan, trus gmana?” Sebenarnya bukan masalah uang dari ortu atau tidak tetapi prinsipnya adalah, Bertanggung jawab dan menerima konsekuensi. Kamu akan bertanggung jawab terhadap uang yang sudah orang tua kamu percayakan dengan menggunakannya dengan positif dan hemat. Dan menerima konsekuensi, kalau kamu diberi kepercayaan Rp.300.000 sebulan artinya kamu tidak akan meminta sama ortu uang tambahan untuk pacaran setiap malam minggu atau kamu ngutang sam temen kamu untuk pacaran. Itu bagus kalau kamu bisa ngatur keuangan tetapi harus diingat prioritas pengeluaran. Pengeluaran utama kamu (pelajar dan mahasiswa) adalah transport dan makan di sekolah atau kampus (jika diperlukan).

2.   Dunia Bukan Milik Kita Berdua!

Cara Pandang yang Masih terbatas. Saya tidak pungkiri anak-anak remaja kaya kamu2  sekarang bisa lebih cerdas dari pada orang tua dalam beberapa hal. Misalkan dalam menggunakan teknologi HP, Komputer dan lain-lain.  Tetapi kamu perlu sadar  kamu masih perlu banyak belajar menghadapi masalah2 yang ada disekitar kamu terlbih masalah2 yang muncul ketika berpacaran.  Jangan berpikir kalau kamu pacaran itu cuma soal “KAMU DAN AKU”!  Oo Tidak Bisa (sule.com) Dunia ini bukan milik orang yang berpacaran karena ketika kamu pacaran kamu akan berhadapan/mempengaruhi  “AKU+KAMU+KELUARGA KITA+TUHAN KITA+LINGKUNGAN KITA+PENDIDIKAN KITA+MASA DEPAN KITA.”

Tanyakan sama diri, siapkah jika aku berinteraksi dgn keluarga besar pacarku? Siapkah aku membawa pacarku semakin kenal Tuhan? Siapkah aku bersikap yg benar dilingkungan? Siapkah aku untuk membatasi diri utk kesuksesan pendidikan pacarku dan diriku sendiri? Siapkah aku bertanggungjawab atas masa depanku?

3. INI BT ITU BT!

Emosi yang tidak stabil. Emosi remaja sangat labil yang sedikit aja disinggung emosinya bisa langsung menjadi seorang “perusak” seperti HULK. Emosi remaja sering berubah tergantung keadaan, terlebih hubungannya dengan pacaran.  Emosi dalam berpacaran inilah yang sebenarnya akan mempengaruhi bagian-bagian kehidupan kamu, seperti : pertemanan, pelajaran disekolah, persekutuan dengan Tuhan & Keluarga. Misalkan disaat kamu bertengkar dengan pacar, biasanya remaja akan menjadi BT / tidak bersemangat ketika di sekolah atau menyendiri ketika dirumah dst. Tidak sedikit remaja yang bertengkar dengan temannya, memberontak terhadap orang tua, merusak hubungannya dengan orang lain,  merusak diri sendiri, kecewa kepada Tuhan dan bahkan sampai bunuh diri karena urusan pacaran. Jika bagi kamu pertemanan, pelajaran disekolah, persekutuan dengan Tuhan & Keluarga adalah PENTING maka pikirkan baik-baik dampak dari emosi kamu ketika kamu berpacaran.

4.   MIMPI SETINGGI LANGIT TINDAKAN SETINGGI COMBERAN!

Tidak mudah Fokus. Apakah kamu punya cita-cita? Bagus kalau punya, tetapi jgn berhenti dengan “punya” tapi kamu harus realisasikan. Nah, agar kamu bisa mencapai cita-cita itu, kamu harus berjalan atau hidup dengan prioritas atau tanggung jawab , Prioritas yang utama kamu saat ini utk mencapai cita-cita kamu adalah BELAJAR bukan mencari pacar atau berpacaran. Saya percaya akan ada waktu yang terbaik utk kamu yang masih remaja untuk berpacaran. Dan kalau bagi  MENCAPAI CITA-CITA adalah suatu hal yang SANGAT PENTING, maka pikirkan baik-baik jika kamu mau berpacaran diusia remaja. Karena ketika kamu berpacaran dibutuhkan Waktu, Dana dan tenaga…tidak sedikit remaja yang pendidikannya/cita-citanya berantakan gara2 tidak bisa bertanggung jawab terhadap waktu, dana dan tenaganya karena dia habiskan untuk berpacaran…dan itu sama aja kamu punya Mimpi setinggi langit tetapi tindakan setinggi comberan didepan rumah kamu…tetapi bayangkan jika kamu memberikan waktu, dana dan tenaga kamu terfokus untuk Tanggung jawab atau prioritas utama yaitu BELAJAR, saya percaya kamu bisa mencapai CITA-CITA dan bahkan Cinta juga kamu akan dapatkan.

5. GAK BERANI SAY “NO”

Peer preasure. “Peer preasure” adalah istilah ketika didalam sebuah kelompok terjadi paksaan atau tekanan secara halus atau kasar terhadap seseorang untuk melakukan sesuatu sebagai syarat agar orang tersebut diterima didalam kelompok tersebut atau diakui existensinya. Karena emosi remaja yang tidak stabil dan dimasa remaja adalah masa pencarian jati diri maka ketika remaja mengalami tekanan dari teman2 sebayanya biasanya mereka mudah utk menurutinya. “Peer preasure” biasanya dimuali dari obrolan/pertanyaan ringan disekolah/pertemanan, “udah pernah ciuman belum?” “Ah cemen lu belum pernah ciuman” “Udah pernah ML belum sama pacar lu?” “Ah parah banget lu, dizaman sekarang masih perawan!” Dikarenakan belum terbentuknya sikap diri yang kuat didalam remaja dan karena setiap kali bertemu ditanya hal yg sama lalu karena “gengsi” atau “harga diri” agar dibilang “gaul, keren dll” atau agar “diterima” didalam kelompok  seorang yg mengalami “Peer preasure” akan melakukan hal2 tersebut dan gak berani say “NO”.  Namun kalau bagi kamu Kekudusan adalah hal yang SANGAT PENTING maka pikirkan baik2 jika kamu mau berpacaran dimasa remaja!

Saya tidak melarang kamu2 untuk tidak berpacaran di masa remaja, tetapi setiap teman2 perlu ketahui bahwa pacaran diumur berapa pun punya konsekuenisnya masing2. Dan semakin muda dia berpacaran semakin dia rentan dengan masalah, sakit hati dan dorongan seksual yang tak terkendali. Namun semakin dewasa seseorang mengambil keputusan untuk berpacaran maka dia akan semakin menjauh dari kemungkinan “cara pacaran yang tak terkendali dan tak bertujuan (kearah pernikahan).”

Masa remaja Itu Indah! Pikirkan baik2 sebelum menjalaninya!

Ps.Gideon Sihombing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s