Home

Ketika kamu yang single sedang mencari pacar namun samapai saat ini belum mendapatkannya. Atau kamu-kamu yang pacaran tetapi lebih sering disakiti dan hubungan berakhir dengan tragis. Sampai saat itu kamu bertanya sama Tuhan, diri sendiri dan orang lain “Emang Gw gak pantes punya pacar?”

BERHENTI!! Kamu pantes untuk PUNYA pacar dan BISA punya pacar. Itu mudah. Tetapi MENJADI pacar yang pantas bagi orang lain itu tidak mudah!

Pacar adalah sebutan seseorang yang mengkomitmen kan dirinya dan bertangggung jawab untuk menjadi sahabat, saudara dan kekasih.

Perhatikan baik-baik:

Nilai utama dari sahabat adalah komunikasi, Nilai utama dari saudara adalah rasa hormat dan Nilai utama dari kekasih adalah mengasihi.

Maka seharusnya pertanyaanya bukan “Apakah saya tidak pantas  punya pacar?” tetapi “Pantaskah aku menjadi pacar”.

Kedua pertanyaan ini mirip tetapi berbeda makna. Buat saya pertayaan pertama meragukan kualitas diri sendiri untuk jadi pacar dan juga meragukan diri sendiri akan memilki seorang kekasih.

Sedangkan pertanyaan kedua menguji /menilai kualitas diri sendiri akan kesiapannya jika suatu saat menjalin hubungan dengan orang lain. Dan yakin suatu saat akan memilki seorang kekasih.

Berarti kata pantas itu tidak dilihat dari seberapa tampan atau cantiknya kamu.

Bukan dilihat dari seberapa mapan atau suksesnya kamu.

Bukan dilihat dari masa lalu kamu dalam berpacaran.

Bukan dilihat dari keadaan kamu saat ini yang ga punya pacar, atau keadaan kamu yang sering disakiti dan putus hubungan atau sering ditolak cewek atau diabaikan cowok.

Tetapi pantas atau tidaknya kamu dilihat dari, “Seberapa siapkah kamu.”

Seberapa siapkah kamu untuk berkomitmen untuk berkomunikasi dua arah dan jujur.

Seberapa siapkah kamu untuk berkomitmen untuk memberi rasa hormat atau menghargai satu sama lain.

Seberapa siapkah kamu untuk berkomitmen untuk mengasihi dengan tulus tanpa menuntut balasan.

Mengapa demikian? KARENA

Setiap orang pantas untuk berbicara dan mendengarkan.

Setiap orang pantas untuk di hormati dan menghormati atau dihargai dan menghargai.

Dan Karena setiap orang pantas untuk dikasihi dan mengasihi.

Jadi, kamu pantas untuk memilki pacar tetapi jangan berhenti disana kamu juga harus pantas untuk menjadi seorang pacar yang memilki KESIAPAN HATI & MENTAL UNTUK MENJADI YANG TERBAIK!!

Saya percaya kamu pantas untuk punya pacar, karena kamu diciptakan Tuhan untuk berkomunikasi, menghormati dan dihormati dan mengasihi dan dikasihi.

Sekarang katakan kepada diri sendiri: “Ya, saya pantas memiliki pacar, karena saya diciptakan untuk mengasihi dan dikasihi, menghormati dan dihormati dan berkomunikasi.”

Namun diatas semua itu kamu harus terus menumbuhkan tiga kualitas tersebut, hingga secara alami kamu akan menjadi siap untuk berpacaran. Dan kamu tidak kuatir dengan kesendirian atau putusnya hubungan karena kamu sebenarnya pantas menjadi seorang pacar.  Dan menyadari bahwa semua pasangan hidup itu diberikan indah pada waktunya.

Satu hal lagi, meskipun dalam berpacaran ada timbal balik, seperti menghormati dan dihormati. Namun didalam Kristus, kita dituntut untuk memberikan lebih dahulu. Karena hukumnya adalah “Perlakukanlah orang lain seperti kalian ingin diperlakukan oleh mereka.” Mat. 7:12

Tuntutlah selalu untuk berbuat benar mulai dari diri  sendiri bukan dari orang lain.

Selamat Hari Kasih sayang 25 Desember 2010🙂

Ps. Gideon Sihombing

Nb: Utk Lebih dalam memahami kualitas sahabat dan saudara silakan klik disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s