Home

“Aku mau dibawa kemana?”

Setelah Kami mencanangkan gerakan “Kuras Lemari Untuk sahabat” kami mulai bergerak melakukan pengumpulan pakaian-pakaian layak pakai. Dimulai dari diri kami yang terdiri dari 6 orang masing-masing “menguras” isi lemari dengan memilah pakaian layak pakai dan memisahkannya utk kami berikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Lalu kami mengajak rekan2 yang lain melalui SMS dan jalur dunia maya. Ada beberapa rekan2 yang ikut terlibat dalam kegiatan “menguras” lemari untuk sahabat.  Ada yang memberikan sekardus pakaian dan ada juga yang meberikan sekarung pakaian.

Rencana awal kami adalah memberikan pakaian itu di pinggir jalan, tetapi karena melihat kondiri yg belum memungkinkan kami memutuskan utk memberikannya kepada panti asuhan. Dan selang beberapa waktu ide itu disepakati kami mendengar bahwa ada bencana Alam di Papua khusunya daerah Wasior.

Dan kami pun sepakati untuk menyerahkan pakaian layak pakai yang ada juga untuk Wasior.

Setelah kami mengumpulkan pakaian layak pakai, kami pun menyortir tersebut.“Tim Student Impact merapikan dan menyortir kembali”

Selanjutnya kami memilah kembali pakaian yang kami pikir tidak layak utk di serahkan ke orang2 yg membutuhkan.

Lalu pada hari minggu tanggal 23 Oktober kami pergi ke Graha GBI di Cempaka putih untuk menyerahkan hasil dari kurasan lemari  para sahabat.

“Aku ada di Graha Bethel”

Dimana pada tanggal 27 oktober Bidang Pelayanan Masyarakat GBI akan mengirim tim bersama dengan sumbangan2nya ke Wasior.

“Aku bersama dengan saudara-saudaraku bersiap menuju Wasior”

Kami percaya tindakan kecil yang dilakukan dengan ketepatan dan perkenanan Tuhan akan selalu berdampak besar.

“Aku dan saudara2 ku (dibelakang) berpose bersama tim Student Impact”

Kami rindu hal ini bisa dilakukan oleh semua generasi dimanapun berada.

Berhenti hanya berwacana, berhenti hanya berkotbah, berhenti hanya bedoa mari lakukan sesuatu dalam ketaatan, kerelaan hati, ketepanan dan perkenanan Tuhan.

Saya percaya mengasihi Tuhan dan sesama tidak haris dilakukan dari hal2 yang spektakuler dan bombastis tetapi dari hal2 kecil yang ada pada anda juga bisa menjadi alat pemeberitaan kabar baik.

Dan kami percaya kabar baik itu tidak hanya di perkatakan tetapi juga di lakukan.

Mari Memberkati

-Ps. Gideon Sihombing –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s