Home

Hari ini (selasa 5 Oktober 2010) dua lampu didalam rumah mati alias koit🙂 . Saya ingat lampu ini sudah berumur 2 tahun lebih seperti umur rumah ini. Pemakaian Lampu diruang tamu ini normal, kami hidupkan jika kami ada didalam rumah dan kami matikan jika kami tidak ada didalam rumah. Meski demikian dua lampu ini mati dengan cara yang berbeda.

Lampu yang pertama, hari ini ketika saya hendak menyalakan lampu, tiba-tiba terdengar suara seperti percikan api dan memang muncul percikan api kecil lalu listrik di rumah pun mati semua. Wou satu lampu rusak bisa berefek keseluruh rumah. Segera saya mengambil alat utk melepas lampu dari tempatnya. Dan saat saya periksa tercium bau benda terbakar dari dalam lampu.😦

Lampu yang kedua, mati setelah selesai makan di meja makan bersama istri. Tiba-tiba lampu yang kedua mulai meredup dan seperti lampu natal redup terang bergantian. Karena  kuatir akan hal-hal yang tidak baik terjadi akibat hal tersebut maka saya mematikan lampu yg kedua. Setelah itu saya mencoba lagi utk menghidupkannya, ternyata lampu itu tidak mau hidup dan mati selamanya. Turut berdukacita !😦

Jika dilihat dari jauh kedua lampu tidak tampak kerusakan yg menyebabkan lampu itu mati atau tanda2 bahwa lampu itu sudah tidak berguna lagi. Tetapi coba jika di hubungkan kelistrik maka akan terlihat lampu bahwa itu tidak menghasilkan cahaya.

Sekejap saja saya teringat pada Firman Tuhan Yesus, yang berkata: “Kamu adalah terang dunia.”

Terang itu adalah identitas  kita atau diri kita dimata Tuhan. Tetapi banyak orang kristen yg disebut terang malah tidak bersinar tetapi menjadi gelap, itu mengapa saya menyebutnya “Terang yg Gelap” atau seorang yg disebut “Terang Dunia” tetapi malah hidupnya “gelap.” Sebuah ayat pun muncul dipikiran saya:

“Oleh sebab itu, hati-hatilah, jangan sampai terang yang ada padamu itu menjadi gelap.”

Dan justru apa yg saya alami itu seperti ilustrasi peringatan kepada saya agar tidak seperti 2 Lampu tersebut.

Lampu yg pertama seperti orang yang “percaya” kepada Yesus, dari tampak luar terlihat baik, rajin hadiri ibadah mingguan, ikut group Kristen di FB, tetapi sebenarnya dari dalam sudah mengalami kerusakan karena dosa yg tersembunyi, dosa yg tidak diakui, kemunafikan, kepahitan dan kekecewaan dan mati. Kehadirannya bukannya menjadi berkat bagi orang lain malah bisa berdampak negatif bagi orang lain atau lingkungan. Setidak-tidaknya dia mati sendiri! Tragis!

Lampu kedua seperti orang yang “percaya” yang awalnya menjadi terang bagi dunia dan berfungsi dengan baik tetapi karena tekanan hidup, kekuatiran akan kebutuhan hidup, ketakutan akan masa depan atau jalan “pintas” yg membawanya jauh dari Tuhan, tawaran kesenangan dunia membuatnya gugur dan tak bertahan sebagai terang. Dia menjadi terang lalu seperti lampu natal (gelap terang bergantian) dan meredup sampai akhirnya mati didalam dosa.

Anda memang terang (sebagai benda) karena Yesus berkata demikian tetapi untuk bersinar (aktif/bekerja) itu adalah keputusan anda. Jika sinar rekan2 mulai redup datanglah kepada Sumber terang itu agar anda dipulihkan lalu putuskan bahwa anda akan kembali menjadi seperti semula yaitu terang yg bersinar yang bergantung kepada kekuatan Roh Kudus.

Yesus berbicara lagi kepada orang banyak, kata-Nya, “Akulah terang dunia. Orang yang mengikuti Aku tak akan berjalan dalam kegelapan, tetapi mempunyai terang kehidupan.” BIS (1985) Yoh 8:12

Selamat menjadi Terang yang bersinar!

Ps.Gideon Sihombing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s