Home

community_splashjpg

Suatu waktu teman saya share tentang pelayanannya di sebuah komsel, dia bercerita begini:

“temannn.
mau berbagi ni..khan gw kmaren ikut komselnya tempat laen, frontline namanya. Mereka solidaritasnya tinggi bgt, parah..mereka mrupakan anak2 yg hancur, drugs, alcohol, prositusi, gay, lesbi, diperkosa, sgala hal yg mrupakan hal yg paling hina d dunia ini, mreka alamin. Satu yg gw suka, ketika mereka ksaksian mereka crita ttg hidupnya yg hancur lebur terinjak2 mereka bersatu buat saling menopang yg laen dan nglupain semua hidup lama mereka, mw jadi tentara Yesus dan mw berdiri di garis depan. Sebagian dr mereka bnyak yg artis, tp mrka tingggalin semua keartisannya dan mw jadi sama rata dgn yg lain.  Oiya motto mreka tu gini,”ACTION..” Misalnya gini, temennya ada yg lg butuh duit, mreka g cuma blg “ayo kita sama2 berdoa”, tp mereka cari duit brg2 ato membrikan yg mreka punya dan g lupa berdoa..gtu. Gw salut dan sadar trnya itu yg dinamakan SOLID…dalem bgt maknanya.”

My Comment:

Yes, Komunitas yg sejati adalah ketika kita dalam kesatuan punya TINDAKAN NYATA terhadap satu sama lain!!  Dulu saya pernah punya komsel namanya Light Mission disana ada orang2 yg ancur2 (misal x member Gereja setan). Dan salah satu kunci agar kita bisa ngalamin kebebasan sejati dalam komsel adalah:

Pertama “JADILAH ORANG YANG REAL”, yg artinya jujur gak pake topeng dan terbuka utk kekurangan dan kekuatan kita. saya suka kata “REAL”. “Real” menunjukan “gw itu ga nyembunyiin sesuatu” atau “didepan lu atau dibelakang lu gw sama”. Kalo gak ngerti arti kata “REAL” (sedikit iklan) silakan nonton SURROGATE. Jadi orang yang real didalam komunitas berarti kita sadar bahwa setiap orang didalam komunitas memiliki kelemahan dan kekuatan dan kita bersedia untuk berjalan bersama2 didalam kenyataan itu untuk saling menguatkan dan menopang.
Dan yg kedua adalah “SOLID”, tapi solid disini bukan sekedar artinya setia kawan tapi lebih dalam lagi, itu artinya lu harus “KOMITMEN” satu sama lain. Apa yang membuat seorang anggota komsel mau berbagi dengan kelompoknya  adalah karena dia memiliki KOMITMEN utk mengasihi dan menghargai orang lain seperti dirinya sendiri. Orang yang berkomitmen artinya dia dalam keadaan terikat secara emosional atau intelektual untuk suatu tindakan atau untuk orang lain atau orang-orang yang ada disekitar kamu. Seperti contoh yg diceritakan kawan saya “ketika mereka ksaksian mereka crita ttg hidupnya yg hancur lebur terinjak2 mereka bersatu buat saling menopang yg laen dan nglupain semua hidup lama mereka.” Mereka berkomitmen satu sama lain untuk saling menguatkan bukan untuk menjatuhkan meskipun dari sebuah kenyataan rekan2 mereka dalam keadaan terpuruk. Komitmen lah yang menguatkan satu sama lain dalam segala kenyataan,  seperti orang yg menikah “Dalam suka dan duka” atau “Dalam keadaan sehat maupun sakit” akan saling menguatkan.

Real dan Komitmen harus sejalan. Gak boleh hanya satu saja. Karena kalo kamu semua cuma real tapi ga komitmen nanti ujung2nya ketika lu bersaksi kelemahan lu yg mungkin terjadi adalah Gosip / ngedakwa orang lain / mengasingkan orang lain / berpikir negatif tentang orang itu. Lu bisa banyangin apa yg akan terjadi sama komsel atau kalau cuma komitmen tanpa sesuatu yg real itu akan jadiin komsel lu “Surrogate” / orang yang tidak sebenarnya atau kasarnya “sekumpulan orang munafik”.
Jadi ga ada pilihan! Hidupi komsel kita dengan “REAL” dan “KOMITMEN”

Apakah rekan2 bersedia untuk memiliki Komsel yang Asyik dan Hidup dengan jadi REAL dan BERKOMITMEN didalam komsel masing2?

Jika ya, Mulailah dan terimalah prosesnya!!

Bedoalah:

Tuhan Yesus ampuni hambaMu jika kadang ga jadi real ketika aku didalam komsel ku. Aku Minta Tuhan tumbuhkan dihatiku Kejujuran terhadap diri sendiri agar akau menjadi real sama orang lain. Tuhan singkapkan segala hal yang tersembunyi dari dalam hatiku dan jadikan aku seorang yang real. BAsuh dengan darahmu semua dosa yang tersembunyi. Berikan aku keberanian untuk terbuka dalam komunitasku karena mereka adalah sahabat dan keluarga ku. Dan Berikan aku hati yang berkomitmen untuk menguatkan teman2 ku yang sedang lemah dan menjadi alat Tuhan untuk menghibur mereka yang berduka. Aku percaya hidup yang real dan berkomitmen bukan berasal dari kekuatan ku, itu akan tejadi oleh karena pertolongan Roh kudus. Pimpin aku Roh Kudus. Dalam Nama Tuhan Yesus Amin.

– Gideon Kristian –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s