Home
YANG TAK TERDUGA
Pada tanggal 6 November 07 saya melakukan kegiatan Rutin untuk pergi kekantor. Saya tinggal di Bekasi  dan bekerja di T.B  simatupang Jakarata selatan. Berangkat Jam 6 kuran 10 menit. Dijalan Kondisinya lancar sampai di daerah Kalibata setelah melewati Giant Kalibata -> Jembatan -> Taman M.Pahlawan -> Lampumerah
Sampai lampu merah waktu itu sekitar Pukul 6:45 (saat itu saya sedang mendegarkan radio dari HP tujuannya agar saya tetap terjaga dan saya sedang mendengar siaran yang selalu dimulai jam 6.45 dari Radio Pelita Kasih ) Saya belok kekiri dan tidak jauh dari depan saya ada Angkot Mikrolet melaju. Tapi tiba-tiba saya melihat dia sudah berhenti didepan saya, dan saya berusaha menghindari mobil agar saya tidak menabrak angkot, dengan membuang kearah kekanan.
Tetapi karena kaget saya kehilangan keseimbangan dan akhirya terjatuh, dan dengan cepat saya terjatuh dan membantur aspal. Dan tidak saya disangka ada dua motor lain dibelakang saya yang ikut terjatuh dikarenakan tidak sempat menghindari namun menubruk motor saya. Pada saat itu semua orang sudah berdatangan dan mencoba menolong dan memang kebetulan disitu dekat pos polisi hingga polisi cepat menertibkan.
SUDAH SELESAI??
Saya Pikir ketika saya terjatuh dan sudah tidak ada lagi terdengar suara tubrukan. Semua sudah selesai. Dalam jeda 2 menit tiba-tiba Si supir Mikrolet menjalankan Angkotnya, Padahal disaat itu saya sedang berada tidak jauh  dari angkot dan kaki saya dalam posisi lurus melintang berada di depan angkot atau tepatnya didepan Ban depan  sebelah kanan Angkot. Dan dengan dengan Pelan-pelan Mobil itu Melindas kaki saya tepat diatas tlang kering, tidak ditahan lagi saya langsung berteriak kesakitan sekencang-kencangnya….saat itu juga saya sempat melihat wajah supirnya…saya pikir dia akan berhenti . Ya memang dia berhenti sebentar mungkin karena teriakan saya ..Bersyukur ada orang yang sempat menarik saya keluar dari jalanan karena ternyata si Angkot tidak berhenti lama dia kembali berjalan. Yang ada dalam pikiran saya “Hancur sudah kaki ku”
FAITH WORD!
Saat itu ada polisi bertanya “ada apa mas” …saya bilang “Itu pak, Angkot ngelindes kaki saya.” dan polisi pun menghentikan Supir angkot itu yang sudah cukup jauh. Saat itu rasa sakit pada tulang kering saya sungguh luar biasa…hinga saya mengerang kesakitan…..saya mengeluh kesakitan….dengan iman saya menaruh tangan saya pada kaki saya dan berdoa, dan berdoa dan berdoa agar Tuhan Yesus memulihkan kaki saya. Sempat keluar nyanyian pujian dari mulut saya “HadiratMu memberi kembuhan bagiku” Cuma ada iman dihati “Tuhan pasti tidak biarkan kaki saya patah.”
FAITH ACTION!
Dengan iman saya mulai menggerakan kaki saya mengangkatnya, menekuk jari, dan menekut lutut dan semua dapat saya lakukan.Seorang polisi bertanya “Bapak mau ke Rumah sakit.” Saya menjawab “Tidak usah pak, tidak apa-apa. (sambil megangkat badan saya untuk duduk).” Dan pak Polisi melanjutkan semua orang yang terlibat dalam kecelakaan ini harus ke Pos Polisi yg terdekat untuk melakukan Proses. Saya pun ikut dengan mereka dengan dibonceng dgn Motor oleh seorang polisi. Saya pikir saya tidak sanggup berdiri dan berjalan menuju Motor itu ternyata saya sanggup. “Puji Tuhan” Sepanjang proses itu berlanjut saya tidak berhenti berdoa minta belas kasihan Tuhan untuk memberkati kaki saya yang terlindas.
LOVE ACTION!
Proses itu kurang lebih dua jam dan saya juga harus menelepon tapi dikarenakan HP saya terjatuh dan diambil orang saya harus mencari wartel yang terdekat dan itupun dengan berjalan kaki. Dan disaat Polisi bertanya kepada saya apakah akan menuntut supir angkot, saya katakan kerugian saya luka,motor rusak, Hp hilang, dan terakhir Kaki saya dilindes Angkotnya (disaat itu polisi baru tau dan supirnya tidak bicara). Dan saya katakan saya Saya tidak menuntut apa-apa hanya saja ada 3 orang yang mengalami kecelakaan juga bersama saya dan saya minta mereka saja yang diurus karna tampaknya mereka lebih butuh bantuan.
BUKTIKAN !!
Setelaha semua Proses selesai saya berencana kesekolah dan akan mampir dulu kebengkel juga ke Klinik terdeka (saya pikir iman saya harus dibuktikan). Saya kebengkel sekitar Pasar minggu dan cukup lama saya melihat proses perbaikannya terkadang  berdiri dan gantian duduk, dan setelah saya pikir bisa ditinggalkan saya sebntar ke Klinik terdekat. Diklinik Medika oleh dr. junita (yang bertugas saat itu) saya diperiksa dan ditest apakah ada patah tulang pada kaki saya. Dia katakan jika telapak kaki didorong kedepan dan terasa sakit disekitar patahannya dan  disekitar pinggul maka kemungkinan besar ada patah tulang. Dan lagi jika ada patah tulang kaki tersebut pasti akan terasa sangat sakit jika digunakan jalan. Dan Puji Tuhan saya tidak merasakan sakit seprti yang dijelaskan dr.junita.
KONFIRMASI!
Dan sesudah urusan bengkel saya berencana meneruskan kesekolah dikarenakan arah kesekolah lebih dekat dibanding kembali pulang. Dan sekalian saya dapat beristirahat dulu diklinik yang ada dalam sekolah. Di klinik sekolah saya diperiksa oleh Pak zainal ( yg sudah bepengalaman di UGD beberapa tahun). Dia juga mengatakan jika ada patah tulang biasanya ada kesulitan untuk mengangkat Kaki  dan jika tumit kaki dipukul dengan tangan maka dibagian pangkal paha atau bagian patahnnya akan terasa sangat sakit. Tetapi sekali lagi puji Tuhan saya tidak merasakan itu dan dia juga menyarankan untuk cek Radiologi untuk memastikannya.
KONFIRMASI TERAKHIR
Setelah lewat beberapa hari saya pergi untuk cek Radiologi di rumah sakit dan hasilnya puji Tuhan tidak ada tulang kaki yang patah.
REFLEKSI
Jika saya renungkan ” Perbuatan apa didalam hidup saya yang dapat membuat Tuhan MAU menolong saya? ”  Saya bersyukur Tuhan MAU Melindungi saya. Saya percaya bukan karena apa yang SUDAH saya lakukan maka Tuhan menolong tetapi Memang karena KASIHnya kepada saya DIA menolong saya. ya karena alasan Tuhan mengasihi saya. Dan saya Percaya Tuhan sanggup membuat Mujizat. Tetapi MESKIPUN Kaki saya diizinkan Patah saya tetap percaya TUHAN tetap Mengasihi saya (karena saya pernah mengalami patah tulang). Ada orang yang skeptis dan berkata
“ah itukan karena kebetulan aja..atau…ah itu secara ilmiah dapat dijelaskan kok kenapa kaki kamu ga patah…misalnya jalannya mobil itukan pelan (dalam hati saya berkata ‘silakan coba sendiri kaki anda dilindes angkot apakh yakin selamat?’).”
Tapi buat saya jika Bukan Tuhan yg izinkan Mobil itu berjalan pelan pasti kaki saya
patah.  Saya Percaya Tuhan turut serta dalam Melindungi saya secara ajaib. Dan tidak hanya untuk saya tetapi untuk saudara-saudara semua yang mau percaya. Amin!!
— Selamat bekerja –Tetap hati-hati yang mendarai Motor —
Who shall separate us from the love of Christ? shall tribulation, or distress, or persecution, or famine, or nakedness, or peril, or sword? Nay, in all these things we are more than conquerors through him that loved us.  For I am persuaded, that neither death, nor life, nor angels, nor principalities, nor powers, nor things present, nor things to come, Nor height, nor depth, nor any other creature, shall be able to separate us from the love of God, which is in Christ Jesus our Lord. Romans 8: 35,37,38, 39
— Gideon —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s