Home

AGAMA KRISTEN Grades: 8 – 9                                                                                                                           Year: I/II

Iman dan Pengharapan(1)

XXX mulai mampu membedakan kata-kata yang optimis dan Pesismis. Dan menggunakannya dalam kelas.(2)
13/04/2009 : XXX melakukan tes sederhana untuk mengetahui apakah dia orang yang optimis atau pesimis. Dari hasil tes tersebut diketahui bahwa dia memperoleh nilai lebih besar untuk optimis dari nilai pesimis. Dengan demikian XXX kemungkinan orang yang optimis. (3)

20/04/2009 : XXX belajar sikap optimis dari cerita Daud yang mengalahkan Goliath. Eglif menjelaskan mengapa Daud yang muda, belum berpengalaman dalam berperang memiliki sifat optimis. Dia menuliskan “Karena dia percaya bahwa Tuhan melindunginya.”

04/05/2009 : XXX bersama dengan teman-temannya melakukan movie reflection: setelah menyasikan film “Operation Dumbo Drop” yang bercerita: “Di masa Perang Vietnam, pasukan Amerika Serikat sering melakukan misi yang sangat berbahaya untuk menghancurkan musuhnya, Vietcong yang komunis itu. Tetapi bagaimana jika ada sepasukan AS diminta melakukan misi yang cukup aneh dan rada tidak masuk akal yaitu menerjunkan seekor gajah untuk sebuah desa Vietnam ?” XXX menyimpulkan: “They work together and believed in each other”.

Penderitaan Kristus

XXX mulai mampu memahami perjamuan kudus serta simbol-simbol yang digunakan.
013/04/2009: Didalam preetest XXX menyebutkan pengetahuan awalnya mengenai Sakramen perjamuan kudus. Dia menjelaskan: ”The Last supper, a supper of Jesus with His disciples.”

11/05/2009 : XXX mengobservasi artikel yang berisi informasi mengenai ”Sakramen perjamuan kudus” khusunya tema: ”Peringatan Alkitab terhadap Pelaksanaan Perjamuan Kudus. ” XXX menuliskan: ” Everyone else should examine his own heart prior to partaking the Lord’s Supper to be certain of a pure conscience toward God.”

18/05/2009 : XXX menjelaskan apa yang dia pelajari mengenai perjamuan kudus, “Membuktika bahwa kita percaya kepada Tuhan Yesus dengan cara memakan roti (melambangkan daging Yesus) dan meminum anggur (melambangkan darah Yesus).”
note:

  • “xxx” adalah nama siswa
  • (1) Kalimat yang di huruf tebal adalah Standard pelajaran term ini.
  • (2) Kamlimat yang di huruf tebal adalah Outcome yang diharapakan dalam topik pelajaran.
  • (3) Adalah beberapa aktivitas/evidence yang menunjukan pencapaian outcome.
  • Setiap siswa akan mendapat rapot ini.
Iman dan Pengharapan

XXX mulai mampu membedakan kata-kata yang optimis dan Pesismis. Dan menggunakannya dalam kelas.
13/04/2009 : XXX melakukan tes sederhana untuk mengetahui apakah dia orang yang optimis atau pesimis. Dari hasil tes tersebut diketahui bahwa dia memperoleh nilai lebih besar untuk optimis dari nilai pesimis. Dengan demikian XXX kemungkinan orang yang optimis.

20/04/2009 : XXX belajar sikap optimis dari cerita Daud yang mengalahkan Goliath. Eglif menjelaskan mengapa Daud yang muda, belum berpengalaman dalam berperang memiliki sifat optimis. Dia menuliskan “Karena dia percaya bahwa Tuhan melindunginya.”

04/05/2009 : XXX bersama dengan teman-temannya melakukan movie reflection: setelah menyasikan film “Operation Dumbo Drop” yang bercerita: “Di masa Perang Vietnam, pasukan Amerika Serikat sering melakukan misi yang sangat berbahaya untuk menghancurkan musuhnya, Vietcong yang komunis itu. Tetapi bagaimana jika ada sepasukan AS diminta melakukan misi yang cukup aneh dan rada tidak masuk akal yaitu menerjunkan seekor gajah untuk sebuah desa Vietnam ?” XXX menyimpulkan: They work together and believed in each other.

Penderitaan Kristus

XXX mulai mampu memahami perjamuan kudus serta simbol-simbol yang digunakan.
013/04/2009: Didalam preetest XXX menyebutkan pengetahuan awalnya mengenai Sakramen perjamuan kudus. Dia menjelaskan: ”The Last supper, a supper of Jesus with His disciples.”

11/05/2009 : XXX mengobservasi artikel yang berisi informasi mengenai ”Sakramen perjamuan kudus” khusunya tema: ”Peringatan Alkitab terhadap Pelaksanaan Perjamuan Kudus. ” XXX menuliskan: ” Everyone else should examine his own heart prior to partaking the Lord’s Supper to be certain of a pure conscience toward God.”

18/05/2009 : XXX menjelaskan apa yang dia pelajari mengenai perjamuan kudus, “Membuktika bahwa kita percaya kepada Tuhan Yesus dengan cara memakan roti (melambangkan daging Yesus) dan meminum anggur (melambangkan darah Yesus).”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s