Home

cucipiring

Suatu hari saya bersama istri sedang membersihkan rumah. Saya membantu istri mencuci piring dan menempatkan semua peralatan dapur yang telah digunakan kedalam wastafel. Saya menggosok semua peralatan dapur dan saya masukan kedalam sebuah ember kecil yang telah berisi air. Setelah semua peralatan di gosok dengan sabun, saya melihat ember kecil ini telah keruh dengan air sabun. Dan sudah pasti peralatan2 yang kecil tidak terlihat lagi dikarenakan busa-busa yang ada diatas air menutupinya kecuali beberapa peralatan dapur yang agak panjang dia akan meyembul keluar. Tanpa berpikir panjang saya memasukan tangan kedalam ember kecil itu untuk mengambil salah satu peratan dapur untuk di bilas, tapi tiba-tiba saya berteteriak kesakitan. Saya berpikir pasti ada benda tajam yang melukai saya. Ternyata benar saja jari telunjuk kanan saya telah berdarah karena teriris pisau agak dalam. Sambil menahan ras sakit saya katakan dalam hati saya “hff ini kecerobohan, pertama saya lupa kalau saya sudah memasukan pisau kedalam ember kecil itu kedua saya tidak perhatikan ember yang keruh itu telah menutup pandangan saya.”

embercappucinno

Hidup ini kadang seperti sebuah ember yang keruh, jika kita tidak mengetahui apa yang ada didalam ember itu maka apa yang tidak kita ketahui itu dapat menyakiti kita. Dunia ini akan terus menjadi ember yang keruh tetapi kamu tidak perlu menjadi keruh sama seperti dunia ini. Memang didalam dunia ini banyak hal yang terlihat menyenangkan, tetapi tahukah rekan2 kalau apa yang menyenangkan bagi dunia itu dapat menyakiti rekan2? Didialam dunia lebih banyak pisau yang mendapingi kesenangan-kesenangan itu dan pisau itu bukan berfungsi sebagai alat yang baik tetapi alat yang melukai setelah rekan2 menikmati bersama dunia ini. Salah satu prinsip kesenangan dunia adalah segala aktivita yang tidak melibatkan Tuhan( sebagai pencipta, penuntun dan penentu). Dalam kesenangan dunia yang ada hanya kamu dan aktivitas kamu . Baik dari ngebloger, nge facebook, nge YM, nge date sampai urusan perut kalo gak ngelibatin Tuhan itu sudah menikati kesenangan dunia. Karena dunia ini yang ada hanya aku, aku, aku dan aku.

Kita akan tetap hidup di Dunia yang keruh ini sampai berakhir umur kita, tp perlu ingat bahwa rekan2 gak perlu jadi keruh seperti dunia ini karena dunia tidak pernah menjadi sahabat rekan2 dan karena pisau2 yang dapat melukai selalu ada didalam dunia yang keruh ini. Jangan biarkan kekeruhan dunia ini menghalangi mata rekan2 untuk memandang jalan Tuhan, cara Tuhan, maksud Tuhan, Kasih Tuhan, kebaikan Tuhan, Kehendak Tuhan buat rekan2. Makanya pesan surga berkata “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

–Gideon–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s