Home

“Dikabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sekitar 9.950 siswa SD hingga SMA dan sederajat. Rabu lalu melakukan Ikrar kejujuran dalam penyelenggaraan UN. Mereka mewakili 50.129 peserta UN tingkat SD hingga SMA dan sederajat…komitmen itu merupakan bentuk komitmen semua pihak untuk mengikuti dan menyelenggarakan UN secara jujur.” — Kompas Jumat 17 April–

Ga kebetulan saat ini saya kerja sebagai guru.
Ternyata Rasanya kalo negliat Murid Nyontek itu ‘Nyebelin’!
Padahal saya dulu “biangnya Nyontek!” Sebutin Strategi Yang kamu punya saya pasti punya yang lebih Cangggih! Dari Coret Meja sampe Nyontek cara canggih! Kelas 2 SMU saya mengalami Turning Point dalam Hidup – disaat itu berhenti menyontek! Sadar kalo Nyontek gak kasih INSIDE positif APA2 ke Otak dan Rasa Percaya diri malah bikin tambah males.
Saya nyontek dengan alasan :
1. Gak Bisa jawab. – Akibat MALAS/TIDAK PERDULI/TIDAK MENGERTI MASA DEPAN
2. Takut disindir temen karena Nilainya jelek (soalnyakan pasti ditanya “LU DAPET BERAPA?)
3. “Gimana ntar kalo ortu tanya ternyata hasilnya jelek.”

Padahal Solusinya buat saya:
1. Ngeliat masa depan itu bukan soal hasil Nilai tapi gimana mencapainya.
2. BERUSAHA…BELAJAR…BERUSAHA…BELAJAR…BERUSAHA…BELAJAR
3. PERCAYA DIRI dengan Hasil Sendiri.

Didalam Turning Point itu ada pernyataan yg saya peggang:
” lebih baik Nilai standard dengan Hasil sendiri (jujur) dari Pada nilai diatas rata2 tapi hasil orang lain.” – kayanya itu seperti SATU LAGI “pernyataan basi” dizaman sekarang tapi ternyata itu berguna dan justru itu yang dicari orang. Emang susah tapi dapat dilakukan! —

Didunia kerja VALUE :
Memiliki Visi
Memiliki Semangat Juang dan Bertindak
Memiliki Percaya Diri adalah modal untuk Berhasil!

“PERNAH NYONTEK???”

— Gideon —

One thought on “Gw mau jujur tp terpaksa Nyontek !

  1. hmmm..klo dipikir” dari awal emang kita sekolah punya niat yang khusus bukan untuk mendapatkan nilai..
    tapi pada kenyataan itu gga terbukti…
    sekolah terus berambisius untuk mengejar nilai…maka dari itu siswa/i akan melakukan agar dapat nilai bagus apapun yang penting mempunyai nilai tinggi…walaupun dengan kecurangan.
    mereka melakukan seperti itu karena sekolah terlalu membutuhkan sisaw/i yang mempunyai kapasitas nilai yang tinggi…
    itu harus yang di fikirkan lebuh matang dari pihak sekolah…..
    seharusnya sekolah jngan melihat anak itu pintar atau tidak nya dari nilai tetapi sekolah harus melihat talenta yang di miliki oleh siswa/i tersebut…
    lebih baik klo ada ulangna mending oral itu lebuh murni…………..
    supaya kita mengetahui anak tersebut pinter secara alami or enggak….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s