Home

resensi-57

Ketika ada seorang bocah di Inggris menjadi seorang ayah karena MBA itu menjadi momok pembicaraan di Inggris. Salah siapakah itu? Hmmm! saya sendiri gak tau salah siapa! Apa salah ortunya yang gak komunikasi sama anakanya mengenai seks? atau salah anaknya yang nggak nanya sama orang yang tepat? Sering banget waktu saya SMA temen2 ngobrolin soal ‘seks’, ya tau sendiri kan kalo cowok2 ngobrol soal seks? Rasanya kalo diinget ga ada obrolannya yang Bener en Lurus. Semuanya menjurus ke Pornografi atau obrolan mengenai aktivitas seksual yang tidak pada tempatnya dan belum waktunya. Terus kalo gitu sama siapa kita ngobrolin masalah seks ini. Ketika sudah selesai kuliah saya baru sadar bahwa lebih tepat, temen ngobrol nomor satu topik “seks’ adalah ORTU.  Selama ini cari taunya ya dari buku2 (bukan buku porn ya), tanya ‘Mbah Google’ (nyari yg Bukan porn juga tapi kadang nyasar ke Porn site), Kata temen2 (yg udah nikah), seminar2 LSD yang diadain Gereja dan sekolah. Kenapa ga, ortu juga dimasukin sebagai NARA SUMBER TERPERCAYA. Memang kita juga harus jujur bahwa:

  • Tidak semua ortu punya pengetahuan yang lengkap soal ‘seks’
  • Tidak semua ortu punya pemahaman yang ‘tepat’ soal seks
  • Tidak semua ortu punya pengalaman hidup seksual yang benar.

Akibatnya kalo anak2nya mo ngobrol soal seks, mereka bisa aja bilang: ” belum waktunya, bukan urusan kamu, tabu atau marah-marah seakan akan bertanya itu juga adalah perbuatan “dosa”.

MESKIPUN

Ngobrolin Seks sama Ortu memang nggak gampang, itu pantas di coba karena banyak manfaatnya. Ini saya kutip dari ‘Majalah Seventeen April 07’ beberpa alasan dan fakta.

Alasan Kamu gak Ngobrol:

“Malu-maluin banget ah!”

Faktanya:

Kalau kamu belum bisa menghilangkan rasa malu ketika “cuma ” ngobrol soal seks, artinya mungkin kamu juga belum siap mengatasi masalah yang mungkin timbul karenanya. Lebih malu lagi kalo kamu ternyata kamu dapat informasi yang salah.

Alasan Kamu gak Ngobrol:

“Aku sudah tahu ‘semua’-nya kok.!

FAKTANYA:

Mengeliminasi ortu dari hal sepenting ini cuma bakal menimbulkan jarak yang bisa menyebabkan hubungan kamu dan ortu nggak mulus. (Apa yang kamu ketahui labih baik di uji apakah itu sesuai dengan etika atau tidak.)

Alasan Kamu gak Ngobrol:

“Mereka bisa marahin aku habis-habisan.”

FAKTA:

Ortumu justru bakal marah dan kecewa kalu kamu menyembunyikan sesuatu dari mereka termaksud soal seks yang bisa berkembang jadi masalah serius seperti penyakit kelaminatau kehamilan yang tidak diinginkan. Kemarahan mereka mungkin karena kesalah pahaman saja cobalah untuk berbicara dengan lamabat jangan terlalu cepat dan temukan waktu dan tempat yang enak untuk berbicara.

Memang Guru, mentor, pembina rohani atau gembala kamu bisa dijadikan refrensi mengenai topik ini (pacar dan temen kamu tidak saya rekomendasikan). Tetapi jangan lupakan orang tua yang juga bisa menjadi bagian penting ketika kamu punya pertanyaan soal ‘seks’.

Taruh pertanyaan kamu di orang yang tepat agar jawabanya pun tepat.

— Gideon —

2 thoughts on “Ngobrolin Seks sama Ortu? Ogah ah!

  1. tolong bisa gak yang buat artikel ini share dengan saya.. Saya sudah berhubungan sexual dengan pacar saya, ortu tidak setuju, sejak saat itu aku jauh sama ayah, and deket ma ibu. Cuma ama ibu sering cekcok, aku mau deket ma ayaah.. Kaya dulu sehingga aku jd pribadi yang kuat lagi…
    Add YMku ya…
    hirumakunku@yahoo.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s