Home

“Kenapa banyak anak remaja sekarang yang pacaran yang tingkahnya dah kaya suami istri yah?”

Itu Keluhan beberapa orang tua yang pernah saya dengar.

Dan kalo kamu lihat diMal2 or tempat Nongkrong anak2 muda sekarang banyak remaja dan pemuda yang gaya pacarannya dah ga ngeliat orang sekeliling lagi (cium, peluk or rangkul) , rasanya yang lain cuma patung pajangan.

Semua apa yang kita lakukan bisanya diakibatakan apa yang kita pahami akan sesuatu tersebut. Berawal dari Teori seperti ini

“Pikiran menjadi Perkataan

Perkataan menjadi perbuatan

perbuatan menjadi kebiasaan

Kebiasaan menjadi tujuan hidup.”

VIRUS INFORMASI

Pada dasarnya pikiran remaja pemuda sekarang diserang dengan virus informasi yang salah akan arti tujuan pacaran yang mengakibatkan tindakannya jadi ga bener.

Warning: Jangan salahin alat penyampai informasinya (TV, Bioskop, MP3, Lirik etc) semua alat diposisi netral. Semua jadi negatif tergantung isi dan penggunanya.

Movie

Perhatikan aja semua reality show, sinetron di semua stasiun Tv atau film layar lebar di Bioskop banyak “menyisipkan” gaya pacaran yang ga benar. Katanya Film2 tersebut untuk “Sex education” (Ada Apa dengan Cinta?, Virgin, Eiffel…I’m in Arisan, 30 Hari Mencari Cinta, MBA, Ayat-ayat Cinta dll) buat para remaja tetapi apa bener pesan yang sampai ketemen-temen seperti itu. Secara ga langsung saat kita denger or nonton otak kita akan menerima pesan ” Ini loh gaya pacaran yg bener, karena semua orang ngelakuin. Ciuman / rangkulan di masa pacaran oke, pacaran tanpa tujuan juga oke or pacaran sama yang gak seiman juga oke”

Music

Perhatiin lagu-lagu yang bertemakan ‘romantisme’ hampir semua menyajikan lirik-lirik yang memberikan informasi ke otak kamu2 bahwa pacaran itu harus seperti yang dikatakan lirik2 tersebut. Contoh sebuah lirik bilang begini:

Sumpah i love you
I need you
I miss you
Aku tak bisa musnahkan
Kamu dari otakku

Mataku sudah buta
Tak dapat melihat
Wajah yang rupawan lagi
Selain wajahmu
Hatiku sudah mati
Tak dapat merasa kerinduan yang dalam
Selain rinduku padamu

Reff :
Sumpah i love you
I need you
I miss you
Aku tak bisa musnahkan
Kamu dari otakku
Sumpah i love you
I need you
I miss you
Aku tak bisa musnahkan
Kamu dari otakku ”

Lirik diatas salah satu dari ribuan lirik yang bertemakan “romantisme” yang memberikan informasi yang ga tepat bagimana hubungan berpacaran. Lirik diatas beri informasi bahwa seakan akan hidup ini cuma masalah cinta romantis, cinta itu cuma urusan ngomong “ilove u, i miss u, i need u (hmm egoi s bnget yah) dan tidak ada penyelesaian untuk maslah cinta ” Hatiku sudah mati….Aku tak bisa musnahkanKamu dari otakku”.

Friends

Ditambah lagi temen2 kamu ngasih tau apa arti pacaran dan bagaimana pacaran yang menurut mereka benar padahal belum tentu benar trus kamu percaya dengan informasi2 itu. Saat ditanya dari mana mereka dapat informasi itu mereka juga kurang yakin. mungkin dari mereka kamu dapaet informasi bahwa pacaran itu masalah bagaimana “dapetin cewek yang cuakep or cowok yang cuakep”, bagaimana “dapetin cewe or cowo yang buaik” atau bagaimana “dapetin cewe or cowo yang tajir” dll.

Dampak Ke Pikiran

Semua informasi2 yg diterima itu bisa membentuk arti Pacaran didalam alam bawa sadar kamu. Kamu mungkin berpikir pacarac itu or karena “coba2”, “cari pengalaman” atau “pengen tau yang namanya pacaran” , “biar ga dibilang jomblo” atau “biar cepet nikah”

Dampak ke Tindakan

Dan semua pikiran yg salah akan pacaran akan membuat kita mengisi proses pacaran dengan:

  • Pengakuan (Merasa lebih berharga, lebih baik atau lebih di akui karna dah punya pacar)
  • Fisik (pengen punya pengalaman first kiss, first Hug, first touch pokonya urusan fisik lah)
  • Romantisme (biar bisa ada yg bilang I love u, You love me, Cemburu buta, over protective dll)
  • Activitas (biar ada temen utnuk Hang Out, nonton, jalan-jalan, duduk berdampingan, cari tempat rekreasi, dsb.)

Inilah makanya gaya pacaran remaja dan pemuda sekarang ga jelas, karena ga punya pemahaman yang benar dan ga punya tujuan yang jelas akan pacaran. Pemahaman kamu akan arti pacaran akan mempengaruhi bagaaimana kamu bertindak dalam masa pacaran. Kalo kamu berpikir yang salah akan pacaran maka tindakan kamu dalam berpcaran akan seperti yang kamu yakini.

Mungkin kamu nanya “Emang semua urusan yg disebut diatas salah? apa salahnya?”

Gak semua “urusan2” yang disebut diatas adalah salah dilakukan disaat pacaran. Hang out itu oke-oke aja, apalagi itukan baik buat remaja pemuda kaya kamu kenal banyak orang dan berktivitas. Tapi yang gw bicarain disini bukan boleh apa nggak karena gw yakin sbenernya hati nurani lu tau mana yang boleh dan mana yang ga boleh. Cuma seringkali kita cari2 alasan biar bisa ngelakuin yang kita tau belum waktunya.

Saya juga ga larang kamu nonton, nyanyi or dengerin lagu, or ngobrol ama temen soal pacaran tapi saya berharap kamu bijaksana saat mendengar sebuah lagu, nontom sebuah film atau saat nanya temen soal “pacaran.” Lah terus gimana biar bisa bijaksana saat nerima informasi soal pacaran?

Lanjut ke : Pinter menerima Informasi Soal pacaran

Jadilah Pacar yang Tepat, di Waktu Yang Tepat

— Gideon —

Dilarang Menyalin Isi Blog ni Tanpa Izin

All rights reserved. © 2009 Gideon Sihombing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s