1. Komunikasi yang semakin tidak berkualitas.
- Komunikasi hanya satu arah.
- Lebih mengharapakan didengarkan dari pada mendengrakan.
- Pembicaraan yang menyudutkan.
- Berpura-pura mendengarkan atau memahami.
- Membuat lawan bicaranya terlihat ‘bodoh.’
- Pertengakaran yang dihindari.
- Pertengkaran yang di perbesar.
- Tidak ada pujian, hanya ada ‘salah siapa?’
2. Pernytaan Cinta yang semakin basi.
- Hanya sekedar kata-kata tetapi tidak ada perbuatan.
- Kata ‘Cinta’ yang tidak disertai ‘Kesetiaan.’
- Kata ‘Cinta’ yang tidak disertai ‘Pengertian.’
- Kata ‘Cinta’ yang tidak disertai ‘tanggung jawab.’
- Kata ‘Cinta’ yang tidak disertai ‘Iman.’
-Kata ‘Cinta’ yang tidak disertai ‘Kekudusan.’
- Cemburu buta.
3. Perhatian yang semakin Jauh.
- Dialihkan kepada Orang lain atau suatu kegiatan lain.
- Sibuk dengan dirinya sendiri.
- Hadiah menggantikan perhatian.
- Tak betah didekat ‘aku’.
- Menyembunyikan diriku dari teman-temannya.
Mana yang mempertahankan Hubungan 2 kekasih, cinta pertama atau cinta sejati?
Cinta Sejati tidak terjadi dalam semalam tetapi membutuhkan waktu seumur hidup menjadikannya.
Cinta sejati tidak terjadi karena materi yang berkelimpahan tetapi karena tindakan-tindakan kasih sayang yang berkelimpahan!
Cinta sejati tidak terjadi karena memandag paras yang indah tetapi karena kesadaran paras bisa berubah tetapi Hati semakin berkualitas.
Cinta sejati tidak terjadi karena usaha satu pihak atau dua pihak tetapi melibatkan Allah didalam hubungan itu.
Jika cinta pudar kembalilah kepada Pemilik cinta dan minta Dia untuk memenuhi hati anda dengan cinta Nya karena Dia lah pemerkarsa atau yang menumbuhkan Cinta sejati. Seperti Tumbuhan “kita yang menyiram Tuhan yang menumbuhkan!” Akui kepada Nya bagian mana dari sikap “Cinta” yang anda tidak mampu atau gagal melakukannya. Dan bangkitlah lakukan kembali “tindakan Cinta” yang terbaik kepada kekasih anda! Dan Seandainya anda tidak dapat bersatu (khusus buat yang pacaran.) katakan pada diri anda sendiri: “Ada cinta sejati yang Tuhan sediakan bagi diriku, yang terbaik Dia persiapkan.”
Nb: Untuk yang sudah Nikah, tidak ada istilah “tidak cinta lagi” tetapi ganti dengan “tidak berhenti mencintai dalam keadaan apapun.”
– Gideon —
Leave a Comment
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI





